Dalam hubungan internasional, bantuan (juga disebut bantuan internasional atau bantuan luar negeri) adalah perpindahan sumber daya dari satu negara ke negara lain secara sukarela.
Bantuan memiliki beberapa tujuan, yaitu tanda persetujuan diplomatik, memperkuat sekutu militer, imbalan atas tindakan yang diambil negara penerima, memperluas pengaruh budaya negara donor, membangun infrastruktur yang diperlukan bagi negara donor untuk mengeksploitasi sumber daya dari negara penerima, atau mendapat akses perdagangan. Kemanusiaan dan kedermawanan juga merupakan salah satu alasan pemberian bantuan.[1]
Bantuan dapat diberikan oleh suatu pemerintah dari negara berdaulat kepada individu, organisasi swasta, atau pemerintah yang lain. Perpindahan sumber daya yang dapat digolongkan sebagai "bantuan" bervariasi dari negara ke negara. Misalnya, pemerintah Amerika Serikat menghapus bantuan militer dari laporan bantuan luar negerinya pada tahun 1958.[2] Jenis bantuan yang paling sering diberikan adalah bantuan pembangunan resmi (ODA; Official Development Assistance).